Sunday, December 31, 2006

Selamat Tinggal 2006, Selamat Datang 2007

2006 berlalu sudah. Apa yang sudah anda rencanakan untuk tahun 2007? Begitu banyak ide dan ilmu tentang bisnis anda dapatkan dari internet tanpa harus terlebih dahulu merogoh kocek dalam-dalam. Ada saatnya anda perlu berinvestasi dengan perhitungan masak atas nilai kembali (return on investment) dan prospek bisnis jangka panjang.

Sepanjang tahun 2006 saya telah mencoba untuk berbagi segala yang saya tahu, saya lakukan dan saya gagas tentang bisnis di internet, baik melalui blog ini ataupun khusus saya sampaikan lewat e-mail bagi pendaftar milis. Tiada lain yang ingin saya sampaikan pada kesempatan ini kecuali permohonan maaf apabila selama ini belum banyak memberikan sesuatu yang bermanfaat untuk anda sekalian.

Selamat tahun baru 2007! Semoga tahun 2007 menjadi tahun keberhasilan anda. Tahun yang menjadi pijakan sukses demi sukses yang anda raih.

Apa yang menjadi resolusi tahun baru anda kali ini? Apa yang hendak anda raih di tahun 2007? Bagaimana anda melihat diri anda, dalam hal kesehatan, karir, dan kemakmuran? Akankah sama dengan tahun-tahun sebelumnya?

Apapun jawaban anda, saya ingin anda segera dapatkan beberapa e-book yang saat ini disedikan secara gratis sebagai hadiah akhir tahun oleh beberapa internet marketer.

Sebelum terlambat, inilah linknya. Saya tidak yakin apakah akan terus diberikan secara gratis. Sebelum terlambat, segeralah mendapatkannya. Harga setelah program hadiah ini bisa berkisar antara $49 s/d $97!

http://www.TheSuperGifts.com

Tuesday, December 26, 2006

Quiz Menjelang Tutup Tahun (Bagaimana Berfikir Praktis dan Sederhana)

Tidak terasa tahun 2006 akan segera berlalu. Tentang Bisnis di Internet pun mulai dekat ke ultahnya yang pertama. Kali ini saya tidak hendak menulis hal yang perlu pemikiran serius. Hanya sekedar quiz yang mudah-mudahan menjadi bekal anda untuk dapat berfikir praktis menghadapi tahun-tahun mendatang.

Saya akan memberikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan berikut. Namun begitu, jangan terlalu cepat untuk ingin segera tahu jawabnya. Berusahalah untuk menemukan jawabannya terlebih dahulu. Quiz ini hanya terdiri dari 3 pertanyaan saja.

1. Bagaimana memasukkan jerapah ke dalam kulkas?

2. Bagaimana memasukkan gajah ke dalam kulkas?

3. Singa si raja hutan hendak membuat pertemuan akbar. Semua binatang hadir kecuali satu. Siapa?


Benar anda tidak bisa menjawabnya?

Bagaimana memasukkan jerapah ke dalam kulkas? Buka kulkasnya, masukkan jerapahnya, tutup kembali kulkasnya.

Bagaimana memasukkan gajah ke dalam kulkas? Buka kulkasnya, masukkan gajahnya, tutup kembali kulkasnya. Ooopss. Salah!! Buka kulkasnya, keluarkan dulu jerapahnya, masukkan gajahnya, baru tutup kembali kulkasnya.

Siapa yang tidak hadir. Gajah. Anda masukkan ke kulkas, kan?

Selamat berlibur dan berakhir tahun.

Friday, November 10, 2006

BE-DO-HAVE dan Bisnis Internet Anda

6 tahun lalu seorang pengajar dari Universitas Terkemuka mengenalkan saya pada konsep ini. BE-DO-HAVE. Sebagian besar orang paham bahwa untuk bisa HAVE (memiliki) sesuatu, kita mesti DO (melakukan) sesuatu terlebih dahulu. Yang sering terlupakan, bahwa untuk DO agar bisa HAVE perlu pendorong untuk BE (menjadi) terlebih dahulu. Beliau, pengajar ini, menyebutkannya dengan istilah 'living life forward'.

Barangkali agak membingungkan. Ilustrasinya bisa seperti ini. Seseorang akan merasa senang dan bahagia apabila memiliki rumah mewah. Agar memiliki rumah mewah tentu harus melakukan sesuatu terlebih dahulu sehingga tersedia dana yang cukup. Polanya menjadi: DO (melakukan sesuatu pekerjaan/usaha) - HAVE (sehingga bisa membeli rumah mewah) - BE (menjadi bahagia). Menurut pengajar tadi, pola ini beresiko tinggi dan sangat berbahaya. Bagaimana kalau DO-nya mentok, sehingga tidak bisa HAVE (karena tiada dana yang cukup),akan sangat pasti tidak bisa menjadi BE (bahagia).


Bagaimana kalau polanya diubah? Anda bisa merasa bahagia terlebih dahulu (BE) - dengan kebahagiaan yang anda rasakan, anda berikhtiar (DO) - hasil ikhtiar membuat anda menjadi HAVE. Resiko untuk putus asa dan hilang harapan boleh dikata tidak ada pada pola ini dan menurut penuturan pengajar tadi, lebih banyak memberikan HAVE daripada pola pertama. Stephen Covey melukiskan pola ini dengan istilah "Begin with the end in mind".

Stephen Pierce, internet marketer dunia yang paling disegani (saat ini menjadi satu dari hanya dua perusahaan yang berkesempatan memenangkan tender pemerintah Amerika senilai 350 juta dolar), mengungkapkan hal ini dalam telewicara dengan Mike Litman mengenai paradigma. Menanggapi pertanyaan seorang ibu yang terpaksa gagal melakukan seluruh rencana hariannya karena gangguan anak, Stephen menyampaikan hal berikut: kalau tujuan akhir anda adalah membahagiakan anak, mengapa tidak anda rasakan saat itu juga? Saat anak anda membutuhkan? Anda tidak harus menyelesaikan seluruh rencana harian untuk mencapai cita-cita membahagiakan anak kalau sebenarnya saat tersebut anak anda akan bahagia kalau anda menemaninya, kan?

Pola BE-DO-HAVE ini bisa anda terapkan pada bisnis apapun yang anda mulai. Pun termasuk bisnis di internet. Apa yang menjadi cita-cita atau tujuan anda? Stephen menyampaikan betapa pentingnya tujuan ini ketika melukiskan hal yang umumnya terjadi pada orang yang ingin berhasil di internet. Sebagian besar paham bagaimana mendatangkan trafik, melakukan penjualan dan sebagainya. Namun pada umumnya terhenti hanya dalam 3 atau 4 langkah.

Rasakan betapa anda memiliki bisnis internet yang besar. Stephen memulai tanpa ijasah SMA (sekali lagi: tanpa ijasah SMA), pernah menjadi gelandangan selama 3 bulan dan sempat terkena tembak, namun dengan mengubah paradigma yang kurang lebihnya seperti pola BE-DO-HAVE di atas, saat ini Stephen adalah perusahaan multijuta dolar.

Apa yang menjadi cita-cita atau tujuan anda? Jadikan ini merasuk ke dalam alam bawah sadar anda. Sehingga anda menjadi (BE) pengusaha internet tangguh dalam diri anda. Hal ini penting, karena, meskipun aneh, bawah sadar menggerakkan segala sesuatunya serba otomatis. Ibarat bernafas, dengan mindset pengusaha tangguh, akan dengan sangat mudah dan seperti berjalan dengan sendirinya, anda bisa mengelola (DO) bisnis anda. Baik di internet maupun bukan. Tinggal menunggu waktu untuk memiliki (HAVE) yang anda cita-citakan.

Selamat berbisnis (di internet)!

NB. Telewicara Stephen Pierce dengan Mike Litman yang berjudul ON PARADIGM seharga 49 dolar. Kebetulan saya mendapatkannya secara gratis karena keanggotaan saya di Success University. Untuk mengetahui lebih lanjut soal Success University, silakan bekunjungan di sini. Success University juga memberikan kesempatan untuk mencoba belajar selama 14 hari full (mendapatkan semua pelajaran dan bonus audio & ebook) dengan hanya membayar 2 dolar saja. Dana inipun akan disumbangkan ke anak-anak yang kurang mampu.

Monday, November 06, 2006

Ingin Mulai Belanja di Internet? Gunakan PayPal!

Seperti yang pernah saya tuliskan di artikel berikut http://bisnisweb.blogspot.com/2006/10/ebay-skype-paypal-dan-masa-depan.html, sejak Oktober lalu Indonesia kembali masuk sebagai salah satu negara yang penduduknya boleh membuka account PayPal, meskipun sementara hanya untuk mengirim atau melakukan pembayaran saja. Namun begitu, patut disyukuri bahwa kepercayaan kepada komunitas internet Indonesia kembali pulih dan mudah-mudahan tidak terlalu lama kita menunggu untuk PayPal juga meletakkan Indonesia ke dalam kategori negara yang penduduknya boleh mengirim dan menerima dana PayPal.

Mengapa saya berkesan sangat berharap dan 'memuja' PayPal?


Ada dua alasan utama mengapa kita memerlukan PayPal:

1. Kemudahaan Transaksi.
PayPal menjadi alat pembayaran yang diterima di lebih 100 negara, dengan nominal dan mata uang yang sangat fleksibel. Beberapa merchant bahkan hanya menerima pembayaran lewat PayPal. Kalau kebetulan Anda menginginkan produk digital yang dijual lewat ClickBank, menggunakan PayPal menjadi jaminan transaksi selalu berhasil dilakukan. (Meskipun tidak secara spesifik membatasi pembayaran kartu kredit dari Indonesia, ClickBank sering menolak transaksi kartu kredit dari Indonesia tanpa penjelasan yang masuk akal kecuali "silakan coba kembali").

2. Keamanan Bertransaksi
Dengan menggunakan PayPal, penggunaan kartu kredit Anda menjadi "centralized". Anda hanya berurusan dengan PayPal untuk semua transaksi internet yang Anda lakukan menggunakan cara pembayaran PayPal (lebih dari 95% merchant di internet menerima pembayaran melalui PayPal). Nomor kartu kredit serta detail lainnya tidak akan terlihat atau terekspos oleh merchant atau pedagang-pedagang tersebut.

Kelak pada saat kita bangsa Indonesia mulai bisa menerima dan menguangkan dana PayPal, kesempatan kita untuk mengikuti program afiliasi menjadi lebih terbuka luas dengan pembayaran komisi yang lebih fleksibel (tanpa melalui check) dan tentu mengurangi nilai potongan dana untuk biaya proses pencairan.

NB: untuk memastikan keamanan akses ke account PayPal, biasakan untuk membuka jendela baru pada browser yang digunakan dan buka halaman PayPal dengan alamat https://www.paypal.com/row. Perhatikan huruf s setelah http bukanlah salah ketik.

Saturday, October 28, 2006

[Alat Penjualan] Konsisten Akan Runutan

Konsisten akan runutan? Baiklah. Saya hanya hendak berbahasa Indonesia yang baik dan benar. Kalau Anda dapat memilihkan terjemahan dari sequence consistency, saya akan senang sekali.

Konsisten akan runutan, untuk selanjutnya saya sebut KAR, mulai menjadi hal yang biasa dilakukan bisnis internet.

Seperti apa sebenarnya KAR ini?

Joe Sugarman, seorang ahli pemasaran ternama (terkenal karena sukses menjual kalkulator sebelum era PC), menceritakannya dalam bukunya "Triggers" (Kursus 20 hari mengenai 30 alat penjualan berdasarkan buku ini dapat juga Anda peroleh dari SuccessUniversity bersama dengan kursus-kursus lainnya).


Sebelumnya, perkenankan saya menyampaikan prinsip dasar dari KAR. Pada prinsipnya orang berkecenderungan untuk melakukan sesuatu sebagai kelanjutan akan sesuatu yang dilakukan sebelumnya. Ketika seseorang mengatakan 'ya' untuk suatu permintaan atau tawaran, akan dengan mudahnya mengatakan 'ya' untuk permintaan atau tawaran berikutnya.

Inilah kisah dari Joe Sugarman soal KAR:
Joe sangat menyukai ice cream rasa coklat yang ditambah whipped cream. Setiap kali membeli ice cream tersebut, selalu ditanyakan kepadanya, "maksud Anda Sundae?". "Tidak. Ice cream rasa coklat dengan whipped cream", Joe selalu mencoba menjelaskan. "Ya. Itu sundae tanpa sirup", selalu Joe mendapatkan jawaban yang sama. Meskipun begitu, ice creamnya selalu didapat. Seharga sundae!

Suatu hari Joe mencoba membeli ice cream kesukaannya dengan pendekatan yang sedikit berbeda. "Satu ice cream rasa coklat", demikian dipesannya. Tak lama berselang, setelah ice creamnya didapat, dipanggilnya si waitress. "Miss, boleh saya minta ditambahkan whipped cream di ice cream saya?". Si waitress dengan senang hati menambahkan whipped cream. Joe tidak dikenai tambahan bayaran karenanya. Si waitress memiliki komitmen untuk memberi(kan) ice cream dan komitmen berikutnya untuk 'menyempurnakan' pemberiannya!

Pernah mengalami seperti ini: Anda membeli kemeja. Di meja kasir anda ditawari dasi, yang lagi promo potongan harga untuk setiap pembelian kemeja. Komitmen Anda untuk memiliki kemeja baru akan tersempurnakan dengan komitmen untuk melengkapinya dengan dasi, bukan? Apalagi dengan harga khusus?

Jaringan swalayan Indomaret melakukannya dengan promo sembako di meja kasir. Godaddy.com melakukannya dengan promo web hosting plan. Anda sudah harus memikirkannya untuk bisnis internet Anda.

Thursday, October 26, 2006

[The Manifesto] Bagian Akhir dari Trilogi "Internet Business Manifesto"

Saya beberapa kali menulis ulasan mengenai The Manifesto. Bagi anda yang belum membacanya atau ingin sedikit mengulang kembali, tulisan tentang The Manifesto berturut-turut adalah http://bisnisweb.blogspot.com/2006/07/manifesto-ubah-strategi-bisnis.html, http://bisnisweb.blogspot.com/2006/07/manifesto-meletakkan-internet-dalam.html, http://bisnisweb.blogspot.com/2006/07/manifesto-halangan-bagi-tercapainya.html, http://bisnisweb.blogspot.com/2006/07/manifesto-mengenali-kekuatan-untuk.html, dan http://bisnisweb.blogspot.com/2006/07/manifesto-antara-memulai-perkawinan.html.

Tiga bulan setelah The Manifesto, yang kemudian disusul oleh The Missing Chapter, Rich Schefren melengkapi triloginya dengan The Final Chapter.

Apa yang diharapkan oleh Rich Schefren dengan Trilogi gratisnya? (Untuk sekedar catatan, meskipun diberikan cuma-cuma, Trilogi ini berharga lebih dari ebook manapun yang berbicara mengenai membangun bisnis internet untuk jangka panjang)

The Manifesto dan The Missing Chapter telah membuahkan sukses peluncuran produk seharga hampir $5000 habis hanya dalam waktu kurang dari 24 jam. The Final Chapter, menjadi prolog bagi peluncuran produk yang masih digodok dan akan diluncurkan tanggal 1 November 2006.

Saya tidak hendak mempromosikan produk yang akan diluncurkan tersebut. Terlebih karena Rich Schefren sendiri belum memberikan penjelasan secara detail. Saya lebih hendak menyampaikan bahwa trilogi The Manifesto layak untuk ditengok dan dipelajari sebelum membangun bisnis di internet tanpa harus mengeluarkan biaya yang tidak perlu.

Sunday, October 22, 2006

Semua Ada Formulanya!

Ada yang saya sukai setiap melakukan perjalanan. Membaca iklan! Dari pajangan TV besar, spanduk, tempelan di tembok-tembok,sampai cat mobil dan sticker-sticker di angkutan umum.

Yang sempat mampir di benak saya akhir-akhir ini adalah iklan yang memenuhi setiap bis transjakarta. Ungkapan yang biasa kita dengar terpajang di mana-mana: semua ada formulanya! Benar. Semua ada formulanya. Pun juga formula untuk bisnis internet.

Saya pernah menuliskan salah satu formula bisnis internet di http://bisnisweb.blogspot.com/2006/02/keyword-headline-landing-page-high.html. Formula bisnis internet yang paling mengena untuk perkembangan bisnis internet adalah yang biasa disampaikan oleh Ken Evoy, seorang dokter dari Kanada yang sukses sebagai multimilyuner dari bisnis internet. Sukses bisnis internet adalah dari Content + Traffic + Preselling + Monetize.

Pada level yang lebih strategis, formula yang disampaikan Rich Schefren mungkin yang paling pas untuk membantu kita memahami sukses bisnis internet.

Vision (visi) + Strength (kekuatan) + Passion (gairah) + Resources (sumberdaya) + Alliance Partners (mitra aliansi) + Powerful Tactics (taktik luar biasa) + Action Plan (rencana kerja) = Success.

dari formula di atas:
minus vision = confusion (kebingungan)
minus strength = anxiety (kecapaian dan keresahan)
minus passion = unmotivated (hilang semangat)
minus resources = frustration
minus alliance partners =limited success
minus powerful tactics = sluggish result (hasil seadanya)
minus action plan = false starts (permulaan terburu-buru tanpa persiapan).

Friday, October 20, 2006

PeDe Dengan Produk Sendiri!


Anda perlu PeDe dengan produk yang anda jual. Terlebih dengan produk yang Anda buat sendiri. Lihatlah 3M. Untuk menunjukkan bahwa kaca keamanan 3M ini aman, diletakkan bertumpuk-tumpuk uang (Euro, maaannn!), dilapis kaca dan dipajang di halte bis kota. Siapa akan mencoba? Sejauh ini, batu, palu, stik golf tiada yang mampu menembusnya!

Seberapa yakin Anda dengan produk sendiri?

Ebay, Skype, PayPal dan Masa Depan Bisnis Internet di Indonesia

Kamis kemarin Paypal baru saja mengumumkan penyertaan kembali Indonesia sebagai negara yang bisa menggunakan Paypal sebagai alat pembayaran. Beberapa waktu lalu, layanan ini sempat dihentikan karena maraknya penggunaan kartu kredit oleh orang-orang yang tidak berhak. Meskipun belum pada tahapan untuk juga dapat menerima pengiriman atau pembayaran dengan alat bayar Paypal, penyertaan kembali ini memberikan harapan baru bagi perkembangan bisnis internet di Indonesia.

Lantas apa hubungannya dengan Ebay? Skype? Ebay adalah perusahaan yang melahirkan Paypal dan Paypal sangat berperan bagi pertumbuhan Ebay seperti sekarang ini. Skype, yang dilahirkan di Eropa, dibeli oleh Ebay beberapa waktu lalu. Meskipun agak terlambat, Skype mulai banyak digunakan di Indonesia, mengalahkan penggunaan fasilitas dari Yahoo Messenger maupun GoogleTalk.

Prediksi saya, tinggal menunggu waktu untuk melihat Ebay.co.id berdiri. Dan kalau ini terjadi, bisnis internet di Indonesia tidak lagi seperti sekarang ini.

Sunday, October 15, 2006

[Alat Promosi Bisnis Internet ] Split Testing VS Taguchi Testing


Bisnis di internet adalah persoalan 'direct response' yang bisa diperoleh dalam hitungan menit. Persoalannya, untuk mendapatkan response sesuai yang diharapkan, diperlukan pengetahuan dan perjuangan tersendiri.

Sepanjang sejarah pemasaran internet, dikenal satu metode yang biasa digunakan untuk melakukan pengujian terhadap 'response' dari setiap upaya peningkatan penjualan. Metode ini biasa disebut split testing atau A/B testing. Ideanya, 2 skenario iklan atau tawaran atau website disajikan dalam waktu yang bersamaan. Skenario yang mendapatkan response paling sedikit kemudian dihapus dan diganti dengan skenario lain untuk dapat mengalahkan 'control' atau skenario yang mendapatkan paling banyak 'response'. Proses ini dilakukan terus menerus sampai didapatkan 'response rate' yang memuaskan.

Belakangan proses split testing ini dianggap memakan waktu dan bertele-tele. Orang kemudian beralih kepada metode yang dipinjam dari disiplin ilmu yang berbeda. Manufacturing!


Dengan bantuan teknologi, metode Taguchi yang terbukti berhasil lebih dari 50 tahun lalu pada industri perakitan mobil di Jepang, mulai diterapkan untuk optimisasi hasil dari upaya pemasaran bisnis di internet.

Ide dasar dari metode Taguchi adalah pengujian yang dilakukan dengan banyak variabel dan faktor sukses. Kombinasi dari faktor sukses ini sendiri bisa mencapai ribuan jumlahnya. Dengan bantuan software, kombinasi-kombinasi ini menghasilkan skenario ujicoba yang bisa dilakukan secara serentak. Kemudian, setelah kurun waktu tertentu atau sejumlah response (keseluruhan) tertentu, dapat ditentukan skenario yang paling optimum untuk mendapatkan 'response rate' yang memuaskan. Taguchi test ini dapat dilakukan secara berulang setiap kali dirasa 'response rate' menurun atau diinginkan 'response rate' yang lebih baik lagi.

Saturday, October 14, 2006

Oracle Itu Bernama Google!

Anda pernah nonton the Matrix? Kalau belum, silakan membeli atau menyewa DVDnya dan tonton! Anda akan paham bahwa jalan cerita yang 'njelimet' tidak lebih dari cerminan kehidupan kita sehari-hari.

Ingat saat Neo diperkenalkan oleh Morpheus ke Oracle? Ibu dari segala pengetahuan? Siapa kira-kira Oracle itu di dunia nyata? Siapa yang mampu menjawab hampir segala hal yang ingin kita tanyakan? Tentang resep masakan? Tentang bisnis di internet? Tentang saya? Google!

Nah, kalau Anda tidak 'menjalin' hubungan yang erat dengan Google, apakah bisnis internet Anda akan menjadi lebih baik?


Google menyipkan banyak sekali alat untuk membantu Anda berhasil berbisnis di internet. Sayangnya, alat tersebut sering memerlukan ketekunan sendiri dan biaya yang bisa jadi sangat banyak untuk dapat bekerja seperti yang kita harapkan.

Meskipun begitu, tetap saja Google menjadi pilihan atau bagian yang tak terpisahkan dari tumbuh kembangnya bisnis internet seseorang.

Thursday, October 05, 2006

Demi Bisnis Internet Anda, Jangan Sembrono Berpromosi Dengan Adwords!

Beberapa menit lalu saya klik satu iklan Adwords karena sangat tertarik dengan bahasa iklan yang digunakan. Klik tersebut membawa saya ke satu halaman web yang menyampaikan bahwa website sedang dibuat dan mengharapkan masukan dari pengunjung. Tidak ada link apapun. Pun tidak usaha untuk mendapatkan nama dan alamat email pengunjung. Kesembronoan yang, kalau tidak diakhiri, bisa menjadi pemborosan dan kerugian yang besar.

Apa yang salah? Anda tentu masih ingat tulisan saya beberapa bulan silam mengenai keywords, headlines dan landing page. (http://bisnisweb.blogspot.com/2006/02/keyword-headline-landing-page-high.html). Anda mungkin perlu juga membaca kembali http://bisnisweb.blogspot.com/2006/03/3-pertimbangan-wajib-berpromosi-dengan.html untuk dapat mengikuti pembahasan berikut.

Kesalahan iklan tersebut adalah pada keywords dengan trafik tinggi, headlines yang bagus dan landing page yang buruk. Lho koq?

Keywords dengan trafik tinggi tentu bagus selama keywords tersebut 'related' dengan bisnis internet yang dipromosikan. Apabila tidak 'related' hanya akan mengundang klik yang tidak bermanfaat. Walhasil tagihan Adwords menjadi sangat sangat membengkak.

Headlines yang bagus tentu sangat dibutuhkan untuk menarik calon pengunjung mengklik dan berkunjung ke situs yang kita promosikan. Namun, apabila web tersebut tidak ada sangkut pautnya dengan headlines atau bahkan jauh dengan keywords yang dicari, klik yang terjadi tidak menghasilkan apa-apa kecuali besarnya tagihan Google. Jadi, seperti yang pernah saya tuliskan di http://bisnisweb.blogspot.com/2006/02/keyword-headline-landing-page-high.html formulanya tetap keywords + headlines + landing page = high conversion rate. Tetap pertanyaannya adalah keywords yang seperti apa? Headlines yang bagaimana? Landing page dengan harapan response tertentu atau tidak?

Wednesday, October 04, 2006

Traffic, Tujuan Utama Anda Mempromosikan Bisnis Internet Anda

Pada tulisan saya terdahulu http://bisnisweb.blogspot.com/2006/09/bagaimana-berpromosi-di-internet.html saya sedikit menyinggung soal cara berpromosi yang efektif di internet. Sebenarnya, meskipun ada beberapa formula bisnis yang bisa kita ikuti, kita tidak selalu harus memfokuskan diri pada usaha mati-matian berpromosi tanpa memahami terlebih dahulu tujuan utama dari promosi itu sendiri.

Mantra utama sebuah bisnis internet adalah trafik, trafik, trafik. Harapan tiada putus siang dan malam adalah datangnya trafik yag makin hari makin membesar. Karena trafiklah yang mendatangkan pengunjung yang pada akhirnya melakukan transaksi dan menjadi pelanggan.

Jadi, kalau sampai harus berpromosi dengan mengeluarkan biaya, trafik lah tujuannya.

Apakah ada trafik tanpa biaya?

Ada. Dengan catatan tentu.

Pada dasarnya trafik dapat diperoleh melalui 2 macam cara. Cara instan dan cara alamiah. Cara instant dapat dilakukan dengan memanfaatkan media promosi search engine melalui iklan Pay Per Click. Atau dengan memasang iklan di situs-situs iklan, atau memasang iklan di situs-situs orang lain. Cara natural praktis datang dengan sendirinya. Namun begitu, usaha untuk samapi ke tahapan 'dengan sendirinya' kadangkala memerlukan waktu, biaya dan tenaga yang tidak sedikit.

Cara alamiah atau cara organik yang paling disukai adalah dengan mengusahakan ranking tertinggi pada search engine untuk setiap kata kunci yang berhubungan dengan bisnis internet yang digeluti.

Untuk dapat menuju ke tahapan 'dengan sendirinya' tadi, bisa dilakukan beberapa hal berikut:

1. Tahapan pembuatan website

Desain website sebaiknya dibuat menggunakan struktur search engine friendly, tematik dan kaya informasi. Nama domain yang digunakan ada baiknya berhubungan dengan bisnis internet yang digeluti.

Pertimbangkan untuk menggunakan program blog semacam WordPress untuk pengembangan website.

2. Tahapan pencapaian ranking

Lakukan pertukaran link dengan situs-situs dengan tema yang sama atau berhubungan. Hindari pertukaran link berbayar yang semata agar ada link menuju website anda.

Daftarkan website ke situs-situs direktory. Kunjungi http://vilesilencer.com untuk mengetahui lebih banyak tentang hal ini, sekaligu melakukan pendaftaran web. Meskipun pada umumnya gratis, tersedia juga layanan untuk pendaftaran ke puluhan atau bahkan ratusan situs direktory sekaligus. Pertimbangkan budget anda saat memutuskan untuk menggunakan layanan ini.

Aktif ikut forum diskusi dan memanfaatkan fasilitas signature untuk mempromosikan website.

Tuesday, September 26, 2006

Bagaimana Berpromosi di Internet dengan Efektif?

Promosi adalah bagian yang tak terpisahkan dari suatu bisnis. Baik di internet maupun bukan. Internet membuat promosi menjadi mudah dan murah. Persoalannya, banyak yang belum memahami cara berpromosi paling efektif di internet, sehingga tidak saja biaya yang dikeluarkan menjadi lebih besar, bahkan beresiko terkena perkara karena pelanggaran etika ataupun aturan-aturan berinternet.

Internet adalah ladang emas. Asal kita tahu cara 'mendulangnya', sumber emas internet tiada pernah ada habisnya. Di masa-masa awal internet, banyak yang 'sukses' mendapatkan penghasilan hanya dengan berkirim email sebanyak mungkin. Saat itu (pun juga saat ini) bahkan tersedia banyak software yang mampu mengirimkan ratusan ribu email dalam sekejap. Saat ini, cara tersebut dikategorikan sebagai email spamming yang bisa berakibat pada sangsi pencabutan account email, black list sampai ke tuntutan hukum.

Kalau begitu, bagaimana cara promosi yang paling efektif tanpa melanggar aturan?

Sebelumnya, beberapa hal harus benar-benar dipahami soal berpromosi di internet ini.

Anda perlu terlebih dahulu memiliki 'tempat bisnis' di internet untuk produk atau jasa yang akan anda promosikan. 'Tempat bisnis' ini sangat beragam dari sisi harga dan kelebihan-kelebihannya. Saya akan membahas soal ini di lain tulisan.

Anda tidak boleh berkirim email ke seseorang tanpa terlebih dahulu mendapat ijin darinya.

Pada umumnya orang tidak akan dengan seketika membeli produk saat pertama ia bersentuhan atau mengenal produk tersebut. Anda perlu sistem 'tindak lanjut' untuk memastikan bahwa produk andalah yang dibeli pada saat orang tersebut berketetapan hati untuk membelinya.

Promosi yang efektif adalah promosi yang mengenai sasaran dengan biaya yang minimal. Orang mengistilahkannya targeted marketing. Sebagian besar internet marketer beranggapan bahwa promosi di internet yang paling efektif saat ini adalah promosi dengan menggunakan Pay Per Click Search Engine. Lebih tepatnya lagi menggunakan Google Adwords.

Permasalahannya, meskipun kita dapat segera menggunakan Google Adwords dengan murah (pendaftaran hanya Rp. 50.000,00), banyak usaha yang harus kita lakukan agar efektifitas promosi sesuai dengan yang kita inginkan.

Apapun alat promosinya (jangan coba-coba membeli iklan banner. Mahal dan tidak "targeted"), 'tempat' jualan tetap menjadi faktor yang paling menentukan efektifitas promosi di internet. 'Tempat' yang anda inginkan dikunjungi (calon) pembeli ini, harus mampu memberikan informasi yang diinginkan si pengunjung. Di 'tempat' ini pula anda perlu memasang fasilitas untuk orang mendaftar dan mengijinkan dirinya anda kirimi email. Fasilitas ini nantinya yang akan bertindak sebagai 'kurir' untuk setiap email yang anda ingin sampaikan ke daftar pelanggan anda.

Oleh karena anda memiliki 'tempat' yang bisa dikunjungi, anda bisa menggunakan berbagai cara agar pengunjung mau datang, di luar cara promosi PPC di atas.

Inilah cara yang bisa anda tempuh:
1. Berpromsoi di situs-situs yang khusus disediakan untuk pemasangan iklan.
2. Berkirim artikel ke beberapa situs-situs penyedia artikel dengan menyertakan alamat 'tempat bisnis' di dalam resource box.
3. Bertukar link.
4. Menuliskan alamat 'tempat bisnis' anda di semua tempat atau ruangan yang memungkinkan.
5. Mengirimkan alamat 'tempat bisnis' ke beberapa situs direktori.
6. Aktif di forum-forum diskusi online. (jangan lupa dengan Signature, dan aturan-aturan forum).'
7. dll.

Sekali lagi, jangan lupa bahwa tujuan dari cara-cara di atas adalah agar pengunjung datang dan anda dapatkan alamat emailnya. Mengapa? Karena alasan yang saya ungkap di atas. Anda perlu 'menindaklanjuti' kunjungan pertama untuk mendapatkan penjualan yang anda harapkan. Tindak lanjut ini dapat dilakukan dengan mudah dengan menggunakan alat autoresponder.

Friday, September 22, 2006

[Alat Bisnis Internet] Zippy, Alat Monitor Search Engine Results


Tentang Zippy. Search Result provided by Google, Yahoo!Search, MSN Search, Ask.Com, Alexa, Technorati, Internet Archive. Demikian David Nailor dengan ringkas menjelaskan mengenai Zippy, meta search engine yang memadukan hasil pencarian dengan Google, Yahoo!search, MSN Search, Ask.Com, Alexa, Technorati dan Internet Archive.

Sebagai alat bisnis, Zippy memberikan kemudahan memonitor ranking hasil search dari suatu website di empat besar search engine, plus ranking traffic alexa maupun ranking blog Technorati.

Kelebihan yang mungkin sangat bermanfaat adalah fasilitas untuk membandingkan ranking dua buah website.

Meskipun baru diluncurkan (6 September kemarin), situs ini sudah banyak mendapatkan trafik karena kemudahan yang ditawarkan dan interface yang menarik.

Tuesday, September 19, 2006

Market Niche: Attack On a Narrow Front

Dalam bukunya MARKETING WARFARE, Al Ries dan Jack Trout menuliskan mengenai Prinsip Peperangan Ofensif no. 3: “lakukan penyerangan pada medan sesempit mungkin”. Launch the attack on as narrow a front as possible.

Mengambil analogi peperangan, internet adalah medan perang yang sangat luas. Banyaknya ‘musuh’ yang harus Anda kalahkan membuat Anda harus memilih. Menang perang atau mundur teratur.

Satu hal yang Anda harus ketahui dari awal. Tujuan Anda bukanlah hendak menundukkan atau menjatuhkan lawan. Tujuan Anda berbisnis di internet adalah memenangkan satu hal yang sama-sama diperebutkan. Pembelian dari pelanggan.



Kembali ke Prinsip Peperangan Ofensif no. 3 di atas, kalaupun Anda memilih menang, Anda tetap harus memilih, menang di medan yang mana. Katakanlah Anda hendak berkonsentrasi menjual buku. Anda hendak melawan Amazon.com? Jelas sangat kecil kemungkinannya. Menjual buku bekas? Amazon pun melakukannya. Menjual buku materi kuliah bekas untuk mahasiswa Indonesia? Hmmm…cukup sempit medannya dan sepertinya belum ada pesaing. (well, well, saya baru saja memberi ide bisnis untuk Anda manfaatkan).

Saya hendak memberi contoh lain. Anda kenal berapa banyak penjual pizza? Pizza yang menjual dengan cara delivery di bawah 30 menit? Pizza dengan pemanggang tradisional a la Italia disajikan dengan loyang kayu khas Italia? Got my point?

Beropasi pada tingkatan yang sangat umum membutuhkan uang dalam jumlah yang sangat besar. Kalau Anda hendak menjual sepatu, Anda tahu siapa yang akan Anda hadapi. Pun misal saja hendak menjual sepatu olahraga. Akan lebih aman kalau Anda bergeser ke penjualan sepatu pemain golf. Atau sepatu golf khusus pria atau wanita separuh baya.

Friday, September 15, 2006

Tentang Optimisasi Bisnis Internet





Terus terang, saya belum menemukan padanan dalam bahasa Indonesia yang tepat untuk kata 'optimization'. Dalam ilmu matematika, optimisasi adalah proses untuk mendapatkan maxima dan minima dari suatu fungsi. Contoh problem yang paling sederhana dalam bisnis adalah bagaimana meningkatkan pendapatan sebesar mungkin dengan menekan biaya sekecil mungkin.

Bagaimana optimisasi dalam bisnis internet dapat dilakukan?

Anda bisa mendapatkan informasinya dengan menjadi member (gratis!) dengan mendaftar di OptimizationSeries.Com.

Tuesday, September 12, 2006

Google Meluncurkan Google Trends


"Google Trends builds on the idea behind the Google Zeitgeist, allowing you to sort through several years of Google search queries from around the world to get a general idea of everything from user preferences on ice-cream flavors to the relative popularity of politicians in their respective cities or countries."

Demikian Marissa Mayer menjelaskan apa itu Google Trends. Berbasis pada data beberapa tahun yang dimiliki Google, sekarang kita bisa melihat bahkan membandingkan trend pencarian berdasarkan kota, wilayah maupun bahasa.


Alat ini banyak membantu terutama apabila anda ingin lebih mentargetkan iklan anda ke kota atau wilayah tertentu. Google Trends dapat diakses di http://www.google.com/trends. Contoh yang cukup mengejutkan, ternyata, menurut Google Trends, orang Jogjakarta lebih banyak melakukan pencarian untuk kata 'bisnis' dibanding orang Jakarta, Bekasi ataupun Bandung.

Sunday, September 10, 2006

Buat Toko Buku Anda Sendiri Dengan aStore (beta)

Toko buku sendiri? aStore mewujudkannya! Meskipun bukan merupakan alat untuk membuat toko anda sepenuhnya, karena semua produk adalah produk dari Amazon.com, tetap toko ini bisa anda maksimalkan sebagai bagian dari sumber penghasilan anda dari internet.

Ini adalah contoh toko yang bisa dibuat: klik di sini....


Syarat untuk membuat toko ini mudah saja. Anda hanya perlu menjadi afiliat dari Amazon.Com (Amazon menyebutny Associate).

Ada tiga cara untuk mengintegrasikan toko yang anda buat dengan web yang sudah anda miliki. Yang pertama, integrasi hanya dengan link. Toko akan dibuka sebagaimana dibuat oleh program aStore. Yang kedua, integrasi dengan apik menggunakan iframe. Yang ketiga, integrasi dengan menggunakan frameset. Ketiganya dapat dilakukan hanya dengan copy & paste.

Friday, September 01, 2006

Blogger Beta, Jawaban Google Atas Widget WordPress.Com

Google menggebrak lagi dengan Blogger Beta! Bagi anda yang masih ragu dan khawatir mendapatkan kesusahan saat ingin memulai bisnis di internet dengan memanfaatkan blog, kali ini anda boleh merasa pede. Google telah membuat Blogger.Com menjadi lebih mudah. Tanpa perlu tahu html dan segala macamnya, seseorang bisa membuat blog dengan mudah dan cepat. Saya mencobanya dengan CerdasMenabung.Blogspot.com akhir Agustus kemarin. Luar biasa menyenangkannya. Benar-benar Click, Drag & Drop blogging!

Yang menarik dari Blogger Beta ini (benar, versi ini masih beta. Jadi, kalau masih menemukan error, janganlah kaget dan khawatir), adalah fasilitas widget yang kurang lebihnya sama dengan widget yang diberikan oleh WordPress.Com. Dengan widget, pengaturan tata letak halaman web cukup dengan geser dan taruh.

Sebagian pemakai lama blogger mendapatkan kesempatan untuk migrasi dari blog versi lama ke versi baru melalui link yang disertakan di dashboard masing-masing.