Showing posts with label niche marketing. Show all posts
Showing posts with label niche marketing. Show all posts

Thursday, June 07, 2007

[Tutorial - Bum Marketing] Pengenalan

Sebagian dari anda mungkin sudah mengenal Bum Marketing. Arti gampangannya, cara malas melakukan pemasaran bisnis di internet. Bum Marketing memang mengacu pada cara mudah memasarkan sesuatu di internet. Konon, saking mudahnya, orang malaspun bisa!

Namun, sebenarnya, Bum Marketing mengacu pada satu alat pemasaran yang paling banyak diyakini sebagai yang terampuh sepanjang era e-commerce. Penggunaan artikel. Satu hal yang sebenarnya tidak perlu membuat heran karena hal yang paling banyak memotivasi orang menggunakan internet adalah kebutuhan atau keinginan untuk mendapatkan informasi. Apalagi kalau bukan artikel yang mampu menjawabnya?

Konsep Bum Marketing sebenarnya mudah saja. Anda mendapatkan satu niche/ceruk pasar. Anda memproduksi tulisan tentang niche tersebut. Anda kemudian menyebarluaskan tulisan tersebut ke sebanyak mungkin tempat di internet. Setelah itu anda tinggal menunggu hasilnya.

Semudah itukah?

Pertama, tentang rahasia sukses Bum Marketing. Setiap artikel akan mengandung satu paragraph akhir yang umumnya berisi profil singkat si penulis dan link atau beberapa link ke satu atau lebih alamat situs. Link inilah yang diharapkan oleh si penulis untuk diklik oleh pembaca.

Kedua, bagaimana artikel dibuat. Pembuatan artikel dapat dilakukan dengan setidaknya 3 macam cara. Anda tulis sendiri sebagai tulisan original, anda minta orang menulisnya untuk anda, anda menggunakan artikel dengan hak penulisan ulang.

Ketiga, bagaimana artikel didistribusikan. Pendistribusian artikel dilakukan dengan cara mengirimkannya ke ratusan direktori artikel yang ada di internet. Para Bum Marketer sepakat bahwa hanya ada ezinearticles.com dan goarticles.com untuk pengiriman artikel bermutu tinggi dan ratusan direktori lainnya yang bisa dimanfaatkan paling tidak untuk mendapatkan backlink.

Nah, pengenalan singkat tentang Bum Marketing saya rasa cukup. Pada tulisan berikutnya kita bahas ke-3 hal di atas.

Bagi yang tidak sabar, contoh yang paling sering saya gunakan untuk menjelaskan Bum Marketing adalah situs ini: http://trainyourbrain.wordpress.com. Blog ini ditujukan untuk memasarkan produk OptiMINDzation. Produk ini dipilih karena potensi komisinya yang 'recurring' karena bersifat membership. Kalau anda cukup jeli, anda akan dapatkan banyak artikel yang memiliki link ke blog tersebut.

Beberapa artikel dibuat dengan menggunakan materi PLR. Materi tersebut kemudian ditulis ulang dan diproduksi menjadi berbagai macam versi menggunakan jasa layanan gratis dari JetSpinner. Baru setelah itu artikel disebarluaskan menggunakan jasa JetSubmitter atau Isnare.

Saya lanjutkan dengan lebih detil pada artikel selanjutnya.

Salam sukses.

PS. Anda boleh berharap saya berikan alat-alat untuk melakukan Bum Marketing ;-)
Nggak janji lho......
just follow my posts and don't forget to register!

Tuesday, March 20, 2007

Niche Market dan Bisnis Internet

Seperti apa sebenarnya niche market itu?

Sekedar ilustrasi. Anda masih ingat 8 atau 9 tahun lalu, ketika terjadi krisis moneter? Orang dari berbagai kalangan berbondong membangun bisnis warung tenda. Nah, ada ceruk (niche) di sana. Bisnis membuat dan menyediakan tenda! Dan ketika satu persatu warung tenda gulung tikar, bisnis tenda sendiri masih tetap bertahan karena kemudian muncul Sogo Jongkok di mana-mana.

Mencari dan mendapatkan ceruk baru sangat diperlukan untuk memenangkan persaingan. Dan di setiap ceruk, selalu ada ceruk yang lain. Semacam ekor panjang yang tiada habisnya.

Contoh: Mobil -> Mobil sport -> asesori mobil sport -> asesori mobil sport buatan Jepang

Bagaimana menemukan ceruk untuk bisnis internet anda?

Yang paling mudah, lakukan riset sederhana menggunakan bantuan Overture.
http://inventory.overture.com

Misal, sebagai contoh, anda ingin mencari ceruk diseputar baju. Hasil search dari Overture menampilkan hasil seperti gambar di atas. Ada baju kurung, baju jahitan manik, baju fashion, baju cheongsam, baju malaysia dsb.

Sekarang kita lihat baju kurung (paling banyak dicari di search engine).

Pencarian menggunakan Google dengan keyword "baju kurung" menghasilkan lebih dari 80.000 situs. Namun begitu, di halaman pertama tidak terdapat situs yang khusus menjual baju kurung. Nah, kira-kira ada pasar nggak? Dalam bulan September menurut Overture terdapat 1455 kali pencarian untuk keyword "baju kurung"

Kalau anda ingin menggali lebih dalam lagi, ini ceruk di seputar baju kurung:
"cara menjahit baju kurung"
"baju kurung pahang"
"menjahit baju kurung"
dsb.

Pertanyaannya, bukankah dengan demikian kita hanya akan mendapatkan pasar yang kecil karena orientasi yang sangat khusus ini?

Mari kita lihat Amazon. Amazon saat ini mungkin penyedia palugada terbesar di internet. (bagi anda yang belum tahu apa itu palugada: 'apa lu mau gue ada').

Apakah Amazon berharap mendapatkan banyak pembeli untuk setiap jenis barang yang dipajangnya? Tidak! Amazon hanya perlu beberapa gelintir pembeli untuk setiap lini produk yang dijual. Katakanlah setip lini produk hanya mendapatkan 2 atau tiga pembeli tiap harinya. Berapa banyak pembeli kira-kira kalau lini produk yang dimiliki berjumlah ratusan ribu? Jutaan?

Argumen niche market juga berlaku bagi siapa saja yang ingin ikut merasakan suksesnya Google. Adsense! Kalau satu situs adsense mendapatkan rata-rata $1 dollar saja. Berapa banyak dolar kalau jumlah situsnya 100? 200? 1000? 2000?

Go get your niche today!!