Showing posts with label bum marketing. Show all posts
Showing posts with label bum marketing. Show all posts

Wednesday, July 11, 2007

[Tutorial - Bum Marketing] Produk Apa Saja Yang Bisa di Pasarkan?

Sebelumnya, perkenankan saya mohon maaf karena lama sekali tidak mengupdate blog ini, terlebih menyangkut tutorial Bum Marketing.

Tulisan ini boleh dikata merupakan lanjutan dari tulisan sebelumnya, mengenai pengenalan Bum Marketing.

Jadi, apa saja yang bisa kita jadikan obyek Bum Marketing? Tentu, karena ini soal pemasaran, apa saja yang bisa dijual atau dipasarkan, bisa dijadikan obyek untuk pemasaran model 'orang malas' ini.

Pada prinsipnya, ada 2 kelompok produk atau jasa yang bisa kita pasarkan. Yang pertama, adalah kelompok produk atau jasa yang kita hasilkan sendiri. Yang kedua adalah produk atau jasa yang dihasilkan oleh orang lain, baik kita pasarkan dengan model pembagian komisi atau kita pasarkan karena kita mendapatkan hak jualnya.

Dalam konteks bisnis internet, sangat disarankan untuk memasarkan produk atau jasa yang sifatnya digital, sehingga tidak perlu proses pengiriman, inventori dan segala macam.

Sebelum berlanjut, ada baiknya kita kenali terlebih dahulu 'rights' atau jenis-jenis hak atas kekayaan intelektual bisnis online seperti yang diterangkan di bawah ini:

PLR. Private Label Right.
Produk yang menyandang hak ini pada prinsipnya dijual untuk sepenuhnya menjadi hak pembeli untuk melakukan perubahan, mengklaim sebagai pembuat atau pemilik dan menjualnya kembali dengan harga sekehendak si pembeli. Yang perlu diperhatikan adalah ada kalanya si penjual mensyaratkan agar pembeli benar-benar melakukan perubahan dan tidak sekedar menjual kembali barang tersebut 'as is'.

MRR. Master Resale Right
Produk MRR merupakan produk yang memberikan hak bagi pembeli untuk menjual produk tersebut, baik sebagai produk yang hanya boleh dipakai sendiri (oleh pelanggannya), atau menjual produk tersebut dengan hak jual kembalinya (si pelanggan berhak menjual kembali ke pihak lain, namun pihak lain tersebut tidak boleh melakukan penjualan atas produk yang dibelinya).

RR. Resale right
Pembeli produk RR berhak menjual kembali produk yang diperolehnya, namun si pembeli berikutnya hanya boleh memakai dan tidak memiliki hak jual apapun.

Adakalanya produk memiliki hak yang sifatnya rekursif. Si pembeli memiliki hak yang sama seperti pembeli yang paling awal. (Umumnya berlaku untuk produk MRR).

Nah, dengan memahami pengertian di atas, semestinya Anda mulai mendapatkan gambaran betapa mudahnya sebetulnya mendapatkan produk untuk di jual di internet.

Bagi pelanggan/pendaftar milis "Tentang Bisnis di Internet" pernah saya berikan membership gratis untuk situs pelatihan audio video tentang bisnis internet. Benar. Kursus tersebut dalam bahasa Inggris. Namun begitu, layak anda ikuti karena disediakan beberapa produk dengan hak RR maupun MRR.

Untuk tidak membuat anda bosan, tulisan ini saya sudahi dulu. Kita lanjutkan lagi beberapa hari mendatang. Untuk menghargai anda yang serius, sehingga membaca sampai habis artikel ini, saya persembahkan alat produktifitas berupa tool bar yang tidak akan membuat desktop 'berantakan'.

Silakan diambil di link berikut; http://profitsinlesstime.com/isez/5xn/order

Jangan khawatir anda harus bayar. Karena saya memberikannya gratis (sampai dengan akhir bulan Juli 2007).

Inilah kode untuk mendapatkannya secara gratis: TBdIMEMBER

Masukkan kode tersebut setelah halaman anda memasukkan alamat email. Jangan lupa untuk mengklik tombol update setelah memasukkan kode diskon (100%!)

Salam sukses.

Thursday, June 07, 2007

[Tutorial - Bum Marketing] Pengenalan

Sebagian dari anda mungkin sudah mengenal Bum Marketing. Arti gampangannya, cara malas melakukan pemasaran bisnis di internet. Bum Marketing memang mengacu pada cara mudah memasarkan sesuatu di internet. Konon, saking mudahnya, orang malaspun bisa!

Namun, sebenarnya, Bum Marketing mengacu pada satu alat pemasaran yang paling banyak diyakini sebagai yang terampuh sepanjang era e-commerce. Penggunaan artikel. Satu hal yang sebenarnya tidak perlu membuat heran karena hal yang paling banyak memotivasi orang menggunakan internet adalah kebutuhan atau keinginan untuk mendapatkan informasi. Apalagi kalau bukan artikel yang mampu menjawabnya?

Konsep Bum Marketing sebenarnya mudah saja. Anda mendapatkan satu niche/ceruk pasar. Anda memproduksi tulisan tentang niche tersebut. Anda kemudian menyebarluaskan tulisan tersebut ke sebanyak mungkin tempat di internet. Setelah itu anda tinggal menunggu hasilnya.

Semudah itukah?

Pertama, tentang rahasia sukses Bum Marketing. Setiap artikel akan mengandung satu paragraph akhir yang umumnya berisi profil singkat si penulis dan link atau beberapa link ke satu atau lebih alamat situs. Link inilah yang diharapkan oleh si penulis untuk diklik oleh pembaca.

Kedua, bagaimana artikel dibuat. Pembuatan artikel dapat dilakukan dengan setidaknya 3 macam cara. Anda tulis sendiri sebagai tulisan original, anda minta orang menulisnya untuk anda, anda menggunakan artikel dengan hak penulisan ulang.

Ketiga, bagaimana artikel didistribusikan. Pendistribusian artikel dilakukan dengan cara mengirimkannya ke ratusan direktori artikel yang ada di internet. Para Bum Marketer sepakat bahwa hanya ada ezinearticles.com dan goarticles.com untuk pengiriman artikel bermutu tinggi dan ratusan direktori lainnya yang bisa dimanfaatkan paling tidak untuk mendapatkan backlink.

Nah, pengenalan singkat tentang Bum Marketing saya rasa cukup. Pada tulisan berikutnya kita bahas ke-3 hal di atas.

Bagi yang tidak sabar, contoh yang paling sering saya gunakan untuk menjelaskan Bum Marketing adalah situs ini: http://trainyourbrain.wordpress.com. Blog ini ditujukan untuk memasarkan produk OptiMINDzation. Produk ini dipilih karena potensi komisinya yang 'recurring' karena bersifat membership. Kalau anda cukup jeli, anda akan dapatkan banyak artikel yang memiliki link ke blog tersebut.

Beberapa artikel dibuat dengan menggunakan materi PLR. Materi tersebut kemudian ditulis ulang dan diproduksi menjadi berbagai macam versi menggunakan jasa layanan gratis dari JetSpinner. Baru setelah itu artikel disebarluaskan menggunakan jasa JetSubmitter atau Isnare.

Saya lanjutkan dengan lebih detil pada artikel selanjutnya.

Salam sukses.

PS. Anda boleh berharap saya berikan alat-alat untuk melakukan Bum Marketing ;-)
Nggak janji lho......
just follow my posts and don't forget to register!